Cak Imin: Daya Saing Angkatan Kerja Indonesia Rendah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Sabtu, 23 Oktober 2010, 18:58 WIB
Cak Imin: Daya Saing Angkatan Kerja Indonesia Rendah
Muhaimin Iskandar/ist
RMOL. Pelatihan kerja bukan hanya untuk menyiapkan tenaga kerja terampil. Tapi juga dimaksudkan untuk menciptakan pribadi inovator yang bisa menciptakan lapangan kerja baru.

Demikian dikatakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar di sela-sela penandatanganan kerjasama antara Muslimat Nahdlatul Ulama dan Universitas Merdeka Malang di Malang Jawa Timur, Sabtu (23/10). Pada kesempartan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa perlunya reaktualisasi hubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

"Daya saing angkatan kerja kita masih jauh di bawah Singapura dan Malaysia. 90 persen angkatan kerja kita belum siap untuk diserap oleh pasar kerja karena minus keterampilan. Pelatihan kerja tidak sekedar mendidik ketrampilan kerja tapi harus menciptakan pribadi inovatif yang kuat sehingga bisa memanfaatkan semua aspek usaha," jelas Muhaimin.

Lapangan kerja yang ada saat ini sudah mensyarakatkan kompetensi untuk setiap lowongan kerja.

"Semua itu didapat hanya melalui pelatihan kerja. Pelatihan kerja menjadi jalan keluar satu-satunya. Universitas harus membekali calon sarjana dengan ketrampilan kerja baik melalui BLK maupun pelatihan lain yang diselenggarakan oleh Kementerian," lanjut pria yang akrab disapa Cak Imin ini.

Sementara itu, Cak Imin juga tak lupa mengapresiasi Muslimat NU yang berinisiatif untuk membantu pemerintah mengurangi pengangguran melalui pelatihan kewirausahaan.

"Ekonomi Indonesia sangat bergantung pada tenaga kerja perempuan yang dari tahun ke tahun terus bertambah. Mereka harus terus ditingkatkan kemampuannya melalui pelatihan. Saya akan terus mendorong pelatihan semacam ini agar tenaga kerja terampil semakin banyak. Target kementerian, dari 72% tenaga kerja sektor informal pada tahun 2011 seperempatnya akan mengikuti pelatihan kewirausahaan," tambah Muhaimin. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA