Menurutnya, studi banding itu menunjukkan DPR tidak peka terhadap kondisi rakyat saat ini. Sikap DPR ini, jelasnya, tak ubahnya seperti pemerintah yang tidak punya sensitifitas.
"Tak ada gunanya, batalkan saja. Itu hanya buang-buang uang saja. Belajar etika tinggal baca di internet," jelasnya saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 20/10).
Dia mengatakan, betul bahwa pada zaman Yunani kuno ada banyak filosof besar, seperti Plato. Tapi, Yunani saat ini berbeda dengan Yunani Kuno. "Yunani bukan negara yang pantas untuk dikunjungi jadi tempat studi banding. Yunani modern punya banyak masalah," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: