RMOL. Partai Keadilan Sejahtera menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bila akan merombak Kabinet Indonesia Bersatu II. Karena itu merupakan hak prerogatif Presiden.
Demikian dikatakan Wakil Sekretaris DPP PKS Mahfudz Siddiq kepada wartawan , di gedung DPR, Jakarta (Selasa, 19/10).
Namun, dia mengingatkan, bila kader PKS yang di-
reshuffle, maka penggantinya juga harus berasal dari partai PKS juga. Hal itu berdasarkan kontrak kinerja yang telah disepakati. Kalau seperti itu konteksnya, itu bukan
reshuffle, tapi evaluasi.
"Kalau mau evaluasi (koalisi) dibicarakan ke pimpinan. Sampai saat ini belum ada," ucapnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.