Poin utama bagaimana Komisi Hukum mampu menggali sisi moralitas, psikologi, kehidupan prbadi dan keluarga sang calon. Sebab ketiga hal itu merupakan tolak ukur bagi keteladanan seorang pemimpin yang akan menjadi contoh bawahannya.
Demikian dikatakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch, Neta S Pane kepada
Rakyat Merdeka Online, Minggu (101/10).
"Komisi III juga harus mengujii integritas, tidak berpoligami, tidak memiliki wanita idaman lain, kompetensi, pengalaman, intelektualitas, dukungan internal, dan akseptabilitas publik terhadap calon tersebut," papar Neta panjang lebar.
Dia menambahkan, figur pemimpin yang dibutuhkan Polri ke depan adalah figur bermoral, teladan, tegas, serta mau menjalankan kontrol dengan maksimal agar reformasi di institusi Bhayangkara tersebut segera terwujud.
Namun terpenting, IPW berharap Komisi III tidak sekedar menjadi tukang stempel semata. Mereka harus berani menolak calon yang tidak memenuhi kelayakan di atas sehingga rakyat tidak mendpatkan Kapolri karbitan, imbuh Neta.
[wid]
BERITA TERKAIT: