Karena seperti dikatakan Presidium Police Watch Neta S Pane, Polri merupakan hulu dari penegakan hukum di Indonesia. Makanya, dia menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi Kapolri pada masa mendatang agar Polri ke depan bisa lebih profesional dalam menegakan hukum di Indonesia, dan juga menjalankan tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
"Ke depan Polri harus dipimpin kader yang berpengalaman, profesional, berintegritas dan berkomiten," jelas Neta kepada
Rakyat Merdeka Online (Kamis, 16/9).
Untuk mendapatkan calon seperti ia ungkapkan di atas, Neta mengajak semua pihak untuk menolak calon Kapolri yang miskin pengalaman tapi tetap dipaksakan pihak tertentu untuk menjadi pengganti Jenderal Bambang Hendarso Danuri yang akan memasuki masa pensiun pada Oktober mendatang.
"(Selain itu), Kapolri ke depan juga harus bersih dari pengaruh cukong tertentu," tukas Neta.
Di antara beberapa nama calon Kapolri yang beredar, siapa menurut Anda miskin pengalaman dan apa kriteria bermain dengan cukong?
"Miskin peng
alaman seperti Imam (Sudjarwo). Jadi Kapolda baru sekali, Itu pun di Babel (Bangka Belitung). IPW juga tidak rela Kapolri mendatang punya hubungan dekat dengan para cukong, terutama konglomerat hitam," jawab Neta.
[zul]
BERITA TERKAIT: