"Itu kan pendapat pribadi dan hanya analisa. Tak usah dipikirin," ujar Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfiz enteng saat dihubungi
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 8/9).
Dalam catatan Irgan, Gurubesar Psikologi Islam Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu sudah kerap mengeluarkan pernyataan kontroversial yang mengundang polemik di tengah masyarakat.
"Dulu dia mengatakan partai Golkar akan memperoleh suara 2,5 persen. Jadi bukan kali ini saja, sudah sering. Makanya, sulit dinilai kebenarannya karena pendapat pribadi," tandasnya.
[zul]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.