MIRANDAGATE

Inilah Nama-nama Anggota DPR yang Diduga Terlibat Terima Suap Berjamaah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Kamis, 02 September 2010, 10:37 WIB
Inilah Nama-nama Anggota DPR yang Diduga Terlibat Terima Suap Berjamaah
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kemarin telah menetapkan 26 nama baru sebagai tersangka dalam suap pada pemilihan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) BI pada tahun 2004.

ke-26 nama itu adalah anggota DPR periode 1999-2004 yang dikelompokkan dalam tiga fraksi yaitu PDI-Perjuangan, Golkar dan PPP.

Dari FPDIP, KPK menetapkan 14 nama yaitu Agus Condro Prayitno, Max Moein, Rusman Lumbantoruan, Poltak Sitorus, Williem Tutuarima, Panda Nababan, Engelina Pattiasina, Muhammad Iqbal, Budiningsih, Jeffrey Tongas Lumban, Ni Luh Mariani Tirtasari, Sutanto Pranoto, Soewarno, serta Matheos Pormes.

Dari PDIP, nama yang masih aktif sebagai anggota DPR adalah Panda Nababan yang kini duduk di Komisi III DPR dan Soewarno.

Dari Fraksi Golkar periode 1999-2004, nama yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Ahmad Hafiz Zawawi, Marthin Bria Seran, Paskah Suzetta, Boby Suhardiman, Antony Zeidra Abidin, Tengku M Nurlif, Asep Ruchimat Sudjana, Reza Kamarullah, Baharuddin Aritonang, serta Hengky Baramuli.

Untuk nama-nama tersangka dari Fraksi Golkar, semuanya sudah bukan lagi anggota DPR. Hanya TM Nurlif saja yang sekarang menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Adapun dari Fraksi PPP, tersangkanya adalah Sofyan Usman dan Daniel Tanjung. Bibit menyebutkan, para tersangka dijerat dengan Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sebelumnya, dalam kasus ini suap pemilihan DSG BI itu Pengadilan Tipikor telah menjatuhkan vonis terhadap sejumlah terdakwa antara lain Hamka Yandhu, Endin AJ Soefihara, Udju Djuhaeri dan Dudhie Makmun Murod. [jpnn]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA