Anggota Dewan Mata Duitan Siap-siap Gigit Jari

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 28 Agustus 2010, 23:43 WIB
Anggota Dewan Mata Duitan Siap-siap Gigit Jari
 RMOL. Anggota Dewan mata duitan yang berharap bisa mendapatkan keuntungan materian dalam uji kepatutan dan kelayakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mesti gigit jari karena kedua kandidat pimpinan KPK, Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas ibarat pendekar tangan kosong yang hanyan mengandalkan track record dan pemahaman mereka yang luas.

Istilah pendekar tangan kosong ini dilontarka, Alexander Lay, pengacara dua pimpinan KPK Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah. Dia menegaskan, Bambang dan Busyro adalah sosok yang jujur, memiliki integritas tinggi dan tak kenal kompromi.

“Dalam menghadapi fit and proper test oleh DPR, mereka tidak akan melakukan lobi atau apapun. Mereka hanya akan bawa pengetahuan saja, sebab mereka itu pendekar tangan kosong,” kata Alex kepada Rakyat Merdeka Online, Sabtu malam (28/8).

Kalau lobi saja tidak dilakukan, sambungnya, apalagi permainan uang. Jadi, dalam pemilihan ini, dipastikan sebagai pemilihan yang bersih. Tidak ada permainan, tidak ada lobi-lobian dan tidak akan uang pelicin.

“Hampir dipastikan politik uang sudah tertutup. Kita patut bersyukur, sebab telah dapat dua calon yang benar-benar berkualitas,” tukasnya.

Untuk anggota Komisi III DPR, Alex berpesan, agar sedari sekarang sudah mempersiapkan pertanyaan terbaik buat Bambang dan Busyro dalam fit and proper test nanti. Jangan pernah berharap akan ada deal-dealan atau yang lain.

“Ya sekarang DPR fokuskan saja lah untuk menjalankan amanah rakyat. Lakukan tes dengan benar-benar dan pilih yang terbaik dari mereka,” tandasnya. [guh]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA