Pengacara: Jika Pengadilan Juga Dibiayai Amerika, Mungkin Ustad Abu Juga Tak Mau Jawab

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/zulhidayat-siregar-1'>ZULHIDAYAT SIREGAR</a>
LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR
  • Rabu, 11 Agustus 2010, 08:00 WIB
Pengacara: Jika Pengadilan Juga Dibiayai Amerika, Mungkin Ustad Abu Juga Tak Mau Jawab
RMOL.Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir bersikukuh tidak akan mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan penyidik kepadanya.

Dari 41 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Abu Bakar Baasyir dalam pemeriksaan kemarin, hanya satu pertanyaan yang dijawab, yaitu soal identitas.

"Itu sesuai dengan keyakinan beliau bahwa Densus 88 itu merupakan kaki tangan Amerika, bentukan Amerika, dan dibiayai Amerika. Jadi beliau tidak mau jawab," ujar pengacara Abu Bakar Baasyir, Ahmad Kholid kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 11/8).

Dari itu, dia menjealaskan, Ustad Abu, panggilan Abu Bakar Baasyir, baru akan mau memberikan penjelasan setelah kasusnya masuk dalam persidangan. Itu pun sepanjang pengadilan tidak dibiayai oleh Amerika.

"Sejauh ini kita belum tahu (pengadilan dibiayai Amerika). Kalau seandainya tahu dibiayai Amerika, kemungiknan (Ustad Abu) tidak akan jawab juga," tegasnya. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA