Dari 41 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Abu Bakar Baasyir dalam pemeriksaan kemarin, hanya satu pertanyaan yang dijawab, yaitu soal identitas.
"Itu sesuai dengan keyakinan beliau bahwa Densus 88 itu merupakan kaki tangan Amerika, bentukan Amerika, dan dibiayai Amerika. Jadi beliau tidak mau jawab," ujar pengacara Abu Bakar Baasyir, Ahmad Kholid kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 11/8).
Dari itu, dia menjealaskan, Ustad Abu, panggilan Abu Bakar Baasyir, baru akan mau memberikan penjelasan setelah kasusnya masuk dalam persidangan. Itu pun sepanjang pengadilan tidak dibiayai oleh Amerika.
"Sejauh ini kita belum tahu (pengadilan dibiayai Amerika). Kalau seandainya tahu dibiayai Amerika, kemungiknan (Ustad Abu) tidak akan jawab juga," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: