"Sebaiknya pemimpina negara itu harus bisa menunjukkan kearifan, tidak dengan cara-cara mencari cari simpati publik, dengan cara memelas," ujar Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Muthi kepada
Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 10/8).
Hal itu ia katakan terkait dengan pernyataan SBY yang mengaku dirinya diancam bunuh oleh teroris pada Sabtu lalu.
Menurutnya, pengakuan SBY itu jusrtu akan membuat masyarakat takut. Bahwa keamanan negeri ini tidak terjamin. Selain itu juga, pengakuan SBY itu akan menimbulkan sikap saling curiga di antara sesama anak bangsa. Karena tidak disebutkan dengan jelas siapa yang akan membunuh.
"Sebaiknya begitu tahu akan dibunuh, SBY sebagai kepala negara memiliki kewenangan untuk memerintahkan intelijen dan aparat keamanan untuk menangkapnya. Jadi bukan dengan pernyataan. Apalagi kalau misalnya tidak terbukti," imbuhnya.
Menurut Anda apakah ada kaitan antara pernyataan SBY itu dengan penangkapan Abu Bakar Baasyir dan orang-orang yang diduga teroris lainnya?
"Saya tidak tahu kaitan itu. Yang paling tahu adalah intelijen," jawabnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: