Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Jumat, 19 Juni 2026, 01:21 WIB
Gibran Prioritaskan Program MBG di Wilayah 3T
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Ndona, Kabupaten Ende. NTT. (Foto: Setwapres)
rmol news logo Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus diprioritaskan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang memiliki keterbatasan akses dan membutuhkan dukungan lebih besar.

Hal ini disampaikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dalam dialog dengan para wali murid di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 18 Juni 2026.

“Kalau saya pribadi, ini harus dilanjutkan terutama di daerah 3T,” kata Gibran.

Gibran menambahkan, fokus pemerintah pada wilayah 3T sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan nasional tidak lagi berpusat pada wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh daerah secara merata.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran juga mengajak perwakilan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T sekaligus memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah.

“Ini saya ajak teman-teman mahasiswa, perwakilan dari beberapa kampus untuk melihat bagaimana keadaan warga di area 3T seperti ini,” kata Gibran.

Salah satu perwakilan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Rapid Bena Matin, menilai program-program prioritas pemerintah, termasuk MBG dan Koperasi Desa Merah Putih, perlu diprioritaskan di wilayah 3T untuk mengurangi kesenjangan pembangunan.

“Program-program prioritas Presiden seperti Makan Bergizi Gratis sebagai upaya pencegahan stunting, terus juga untuk menggerakkan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa Merah Putih, itu harus diprioritaskan dan diutamakan di daerah-daerah 3T. Supaya tidak terjadi kesenjangan antara kehidupan di kota maupun kehidupan di daerah 3T,” kata Rapid. 

Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut, Bupati Ende Yosef Badeoda dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA