Salah satu isu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut adalah perkembangan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
Saat tiba di kawasan Istana Merdeka, Amran mengungkapkan bahwa kondisi harga TBS saat ini berangsur membaik setelah pemerintah melakukan berbagai langkah pengawasan dan koordinasi dengan perusahaan-perusahaan sawit di berbagai daerah.
“Ya, nanti tunggu saya keluar. Mungkin pertama, perkiraan saya ya, diskusi masalah TBS yang beberapa hari yang lalu turun. Tapi, Alhamdulillah sudah kembali normal. Tapi, masih ada sedikit, mungkin sekitar 5 persen yang belum pulih sampai 10 persen,” ujar Amran kepada wartawan.
Mengenai kepatuhan perusahaan sawit terhadap arahan pemerintah, Amran mengakui masih terdapat sejumlah perusahaan yang belum menyesuaikan harga pembelian TBS di tingkat petani.
“100 lebih dari 274 kemarin yang saya surati. Ada mungkin sekitar 170-180 yang belum,” ungkapnya.
Karena itu, pemerintah akan terus melakukan pengawasan dan penegakan komitmen agar harga TBS petani kembali berada pada level yang wajar.
Selain persoalan harga sawit, Amran menyebut pertemuannya dengan Presiden juga akan membahas kondisi pangan nasional, termasuk upaya menjaga keseimbangan pasokan serta percepatan hilirisasi sektor pertanian yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah.
“Kemudian pangan, keseimbangan pangan kita dan hilirisasinya," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: