DPR Kritisi Dualisme Organisasi Cabor Hingga Bonus Atlet Jelang PON 2028

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Kamis, 04 Juni 2026, 20:36 WIB
DPR Kritisi Dualisme Organisasi Cabor Hingga Bonus Atlet Jelang PON 2028
Anggota Komisi X DPR Once Mekel. (Foto: Dokumentasi Fraksi PDIP)
rmol news logo Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDIP, Once Mekel mengamati dugaan persoalan menjelang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. 

Salah satu yang jadi pembahasan mulai dari pencairan bonus atlet, mutasi atlet antar daerah, hingga dualisme organisasi cabang olahraga. Tentu, bila dibiarkan hal ini dapat mempengaruhi pembinaan dan prestasi olahraga nasional.

“Ada harapan dari kita semua bahwa pelaksanaan PON bisa berhasil dari sisi penyelenggaraan, administrasi, keamanan, memberikan manfaat ekonomi, serta meningkatkan prestasi atlet-atlet daerah,” ujar Once dalam keterangan kepada redaksi di Jakarta pada Kamis, 4 Juni 2026.

Dari pada sibuk dengan persoalan, Once Mekel menjelaskan bila pemerintah harus fokus ke PON yang juga jadi ajang lahirnya talenta-talenta olahraga nasional. Atlet-atlet muda itu seharusnya dibina dan ditempatkan khusus sehingga dapat berprestasi di tingkat internasional.

Jangan sampai, semangat atlet muda pupus karena adanya keterlambatan pencairan bonus.

“Saya mendengar bahwa bonus-bonus atlet di daerah seringkali terlambat diberikan. Ini perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya. 

Di sisi lain, politisi Fraksi PDIP tersebut juga menyinggung masih terjadinya dualisme kepengurusan di sejumlah cabang olahraga yang hingga kini belum terselesaikan.

“Dualisme organisasi olahraga masih terjadi di beberapa cabang olahraga. Ini perlu menjadi perhatian agar tidak menghambat pembinaan atlet dan perkembangan olahraga nasional,” pungkasnya. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA