Momen Bisik-bisik Teddy ke Rosan Usai Konferensi Pers Jadi Sorotan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 23 Februari 2026, 19:50 WIB
Momen Bisik-bisik Teddy ke Rosan Usai Konferensi Pers Jadi Sorotan
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
rmol news logo Sebuah momen singkat yang terekam di penghujung konferensi pers perjanjian resiprokal antara Indonesia dan Amerika Serikat pada Jumat, 20 Februari 2026, mendadak menyita perhatian publik. 

Konferensi pers tersebut awalnya berjalan formal dengan paparan resmi dari Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani. 

Keduanya membeberkan capaian negosiasi Indonesia yang diklaim berhasil menekan tarif dagang AS dari 32 persen menjadi 19 persen.

Namun suasana berubah ketika sesi pemaparan dan tanya jawab usai. Dalam tayangan siaran langsung, kamera menangkap interaksi singkat antara Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, dan Rosan. 

Teddy terlihat bergerak mendekati Rosan dari belakang posisi Airlangga, lalu membisikkan sesuatu yang cukup jelas tertangkap mikrofon.

"Ngundang saya cuma buat pajangan?” celetuk Teddy yang diduga disampaikan kepada Rosan dalam cuplikan video yang beredar di media sosial yang dilihat redaksi Senin, 23 Februari 2026.

Kalimat Teddy sontak memantik beragam tafsir di ruang publik, terlebih karena diucapkan di tengah momentum penting pengumuman pencapaian diplomasi ekonomi bilateral.

Cuplikan video yang memuat momen tersebut segera viral dan mengundang respons beragam dari warganet. Sebagian menilai pernyataan tersebut mencerminkan kekecewaan lantaran tidak diberi kesempatan berbicara dalam forum resmi. 

Namun tak sedikit pula yang menganggapnya sekadar candaan internal antarkolega di tengah situasi yang cair setelah agenda formal berakhir.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait mengenai konteks lengkap percakapan tersebut.rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA