Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/alifia-dwi-ramandhita-1'>ALIFIA DWI RAMANDHITA</a>
LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA
  • Minggu, 25 Januari 2026, 01:13 WIB
Segudang Harapan dari Inggris, Prancis dan Swiss
Presiden Prabowo Subianto saat tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026. (Foto: Sekretariat Presiden)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto kembali ke Tanah Air usai menuntaskan rangkaian lawatan luar negeri ke Inggris, Swiss, dan Prancis. 

Pesawat yang membawa Kepala Negara beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu, 24 Januari 2026, sekitar pukul 17.30 WIB.

Kepulangan Presiden Prabowo disambut langsung Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kepala BIN Muhammad Herindra.

Selama kunjungan ke Inggris, Presiden Prabowo menjalani sejumlah agenda strategis, mulai dari pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer hingga audiensi dengan Raja Charles III. 

Prabowo juga menghadiri forum bisnis dan investasi yang digelar Wakil Perdana Menteri Inggris David Lammy. Kunjungan tersebut menghasilkan capaian konkret bagi kepentingan nasional. 

“Indonesia dan Inggris menyepakati kemitraan strategis baru yang mencakup komitmen investasi senilai 4 miliar Poundsterling, kerja sama sektor maritim, serta penguatan pendidikan tinggi,” bunyi keterangan resmi Sekretariat Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan Inggris merupakan mitra penting bagi Indonesia, terutama dalam bidang teknologi dan keuangan. Menurutnya, kemitraan tersebut membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperoleh manfaat transfer teknologi dan dukungan finansial.

“Jadi saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak,” ujar Presiden Prabowo di Lancaster House, London, Selasa, 20 Januari 2026.

Rangkaian lawatan dilanjutkan ke Swiss. Di Davos, Presiden Prabowo menyampaikan pidato pada World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026. Dalam forum tersebut, Presiden memaparkan arah kebijakan ekonomi Indonesia, berbagai program yang telah dijalankan, serta capaian satu tahun kepemimpinannya.

Presiden Prabowo juga menandatangani Board of Peace (BoP) Charter yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Presiden menilai keterlibatan Indonesia dalam BoP sebagai momentum bersejarah untuk mendorong perdamaian global, khususnya bagi Palestina.

“Saya kira ini kesempatan bersejarah, ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza,” tegas Presiden Prabowo.

Sebelum kembali ke Jakarta, Prabowo singgah di Paris, Prancis, selama sekitar tujuh jam untuk memenuhi undangan jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia?"Prancis di berbagai sektor strategis.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan setiap kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selalu diarahkan pada hasil nyata bagi Indonesia.

“Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan, ada produknya, ada hasilnya, ada dampak positifnya untuk Indonesia,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya di Inggris, Rabu, 21 Januari 2026.rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA