Politik Itu Berhitung, Manuver Pun Bukan Sebuah Keanehan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Minggu, 28 Juli 2019, 09:16 WIB
Politik Itu Berhitung, Manuver Pun Bukan Sebuah Keanehan
Manuver Surya Paloh bertemu Anies Baswedan menunjukkan kalau politik itu berhitung/RMOL
rmol news logo Pengamat Politik Prof. Siti Zuhro, menilai Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh sedang ingin menunjukan diri ke masyarakat. Bahwa dirinya juga bisa melakukan manuver politik.

"Dia mencoba memimin partai yang ada, tentu dalam koalisi itu minus PDI-P," ujarnya saat menjadi narasumber di acara 'Utak-atik Manuver Politik', Sabtu (27/7).

Menurut Siti Zuhro, ketika Prabowo berhasil mencuri hati, Nasdem tampaknya mulai gusar. "Dapat dilihat dari berkumpulnya (Surya Paloh dan Anies Baswedan, red) kemarin di Gondangdia," ucapnya.

Kondisi saat ini mungkin kurang baik bagi sejumlah partai koalisi. Hal itu akibat komunikasi yang menjadi tidak efektif usai pertemuan Jokowi-Prabowo di MRT beberapa waktu lalu.

"Ada kesalahpahaman, sehingga muncul pak Surya memimpin dan ber-statement ke publik, dan bersamaan mengundang Gubernur DKI Anies," tegasnya.

"Politik itu siapa mendapat apa, politik berperan apa. Karena politik itu berhitung," imbuh Siti

Hal lain yang cukup menyita perhatian, adalah adanya satu partai yang lugas dan tegas dengan sikap politiknya. Sebut saja PKS, yang menyatakan akan mengambil sikap oposisi.

"Itu cara PKS berpolitik praktis. Dan jangan-jangan nanti PKS yang meraup keuntungan karena konsistensinya," pungkas Siti Zuhro. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA