Banyak Pati TNI Non Job Buntut Dari Kesalahan Pola Pemangkatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Rabu, 27 Februari 2019, 23:40 WIB
Banyak Pati TNI Non Job Buntut Dari Kesalahan Pola Pemangkatan
Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo/RMOL
rmol news logo Persoalan makin bertambahnya Perwira Tinggi (Pati) Tentara Nasional Indonesia tanpa tugas atau non job adalah akumulasi dari kesalahan kepemimpinan masa-masa sebelumnya.

Begitu pandangan dari Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo di Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (27/2).

Salah satu letak kesalahannya, kata Agus, adalah soal manajemen personalia yang seperti lupa memperhitungkan pola pemangkatan dalam struktur organisasi militer.

"Dalam militer yang penting itu adalah semua struktur organisasi militer itu selalu berbentuk piramida. Pangkat yang di atas itu akan selalu lebih sedikit dari pangkat yang di bawah," jelasnya.

Sehingga, kata dia, perlu ada evaluasi tentang bagaimana pola rekrutmen yang mempertimbangkan jenjang karir dan pendidikan supaya tidak menyebabkan persoalan lain.

"Semuanya itu harus disusun dalam sebuah rencana personil yang koheren, yang terintegrasi," tukasnya. ***

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA