Masjid Agung Kauman di mana Prabowo Subianto menjalani salat Jumat bersama.
Meski begitu, tidak menyurutkan antusias warga. Mulai masjid hingga jalan raya yang berjarak sekitar 50 meter penuh sesak orang yang ingin melihat langsung calon presiden nomor urut 02 itu.
Di dalam masjid, para jamaah pria sontan berdiri dan berebut salaman dengan Prabowo.
Prabowo menempati shaf paling depan tepat di belakang imam.
Dalam kesempatan itu, Direktur Materi dan Debat BPN Prabowo Sandi, Sudirman Said kepada wartawan, menyatakan bahwa kesalahpahaman dengan takmir Masjid Agung Kauman sudah beres.
"Sebetulnya
kan kita mau Jumaatan di mana saja, kebetulan teman-teman penyelenggara lokal sudah menyiapkan di masjdi Kauman, kita melihat dari kemarin tidak ada masalah. Kalaupun ada pembatasan itu bukan sikap dari masyarakat itu mungkin kesalahpahaman, setelah itu
clear," kata Sudirman di lokasi.
Kesalahpahaman dimaksud soal isu Prabowo ditolak salat Jumat di Masjid Kauman. Namun ternyata yang dipersoalkan adalah tempelan pamflet dan baliho sekitar masjid.
Prabowo langsung meninggalkan lokasi usai salat Jumat. Warga yang mengiringi tetap ramai sambil meneriakkan 'Saatnya Prabowo' berkali-kali di luar masjid.
[wid]
BERITA TERKAIT: