"Anak-anak muda, menjadi incaran berita hoaks. Mereka menjadi sasaran informasi palsu dan sekaligus jadi sasaran untuk menyebarkan hoaks lebih luas," kata Ketua Umum DPP Baja Perindo, Drisye Siahaya di Jakarta, Rabu (6/6).
Begitu pula dengan radikalisme dan terorisme, anak-anak muda juga menjadi sasaran untuk terpapar hal-hal tersebut. Bahkan, ironisnya dapat menjadi pelaku dan juga menjadi korban aksi tak berperikemanusiaan tersebut.
Untuk itu, lanjutnya, masyarakat perlu awas dan memperkaya wawasan. Orang tua mesti waspada dan anak-anak muda semakin mawas diri serta melek politik. Selain itu, energi anak-anak muda sebaiknya disalurkan pada aktivitas positif yang bermanfaat bagi dirinya, keluarga dan lingkungan.
"Barisan Penjaga atau Baja Perindo juga terbuka bagi masyarakat dan anak-anak muda untuk bergabung. Fokus kita memang di bidang pengamanan dan menjadi garda terdepan setiap kegiatan Perindo tapi juga juga memiliki kegiatan-kegiatan sosial yang peduli pada masyarakat," ujarnya.
Organisasi sayap ini, diharapkan menjadi wadah anak-anak muda yang memiliki kemampuan dan loyalitas untuk berkontribusi lebih banyak pada sekitar. Ini juga sekaligus menjadi sarana untuk mengarahkan dan memberi tujuan bagi generasi muda maupun masyarakat luas.
"Jadi, selain bergiat di internal partai, kita juga punya misi untuk hadir dan memberi manfaat secara sosial," tegas pria yang akrab disapa Tommy ini.
Saat ini, Baja Perindo telah terbentuk di 25 provinsi dan terus dipacu untuk berkembang hingga seluruh Indonesia. Begitu juga dengan pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota atau tingkat DPD.
"Dalam waktu dekat, kita akan lantik DPW Baja Perindo di Aceh, Papua dan juga NTT,â€" kata Wakil Sekjen DPP Baja Perindo Humfry F Lantang. Pelantikan ini akan melengkapi kepengurusan yang sudah ada sebelumnya di antaranya Jabar, Banten, Jatim, Jateng, Bali, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara hingga Maluku.
"Kita juga akan memberi santunan pada anak yatim dan buka puasa di Yayasan Jami'at Khair, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Kemudian buka puasa dengan masyarakat di Kramat Pulo Gundul, Johor," terangnya.
Di bulan Ramadan ini, Baja Perindo sudah menggelar pemeriksaan mata dan pemberian 600 kacamata gratis ke masyarakat di Jatinegara, pembagian takjil di Pondok Bambu dan Duren Sawit serta pemberian bantuan kepada korban kebakaran di Bidara Cina. Selain aksi sosial, Baja Perindo juga menggelar pelatihan pengamanan dan pelatihan fisik guna meningkatkan kemampuan, kewaspadaan dan keterampilan.
Pada kegiatan sehari-hari, Baja Perindo juga bersinergi bersama pengurus Perindo dan organisasi sayap lainnya. Misalnya dalam kegiatan bazar oleh Kartini Perindo, fogging oleh Rescue Perindo dan juga kegiatan yang dihelat oleh pengurus DPP, DPW dan DPD.
Salah satunya seperti diungkapkan oleh Ketua DPD Perindo Kota Pekalongan, David Santosa. Pengurus dan kader Baja Perindo sigap dan aktif menjadi motor kegiatan di daerah Pantura seperti Kota dan Kabupaten Pekalongan dan juga Pemalang.
"Semangat rekan-rekan Baja luar biasa. Koordinasi dan komunikasi dengan organisasi sayap lainnya juga cepat dan trengginas," ulasnya. Aktivitas bersama ini, sekaligus menjadi kesempatan konsolidasi organisasi yang efektif.
[dem]