Salah satu perpecahan tersebut bisa terjadi kalau sosok cawapres yang dipilih tidak sesuai dengan kriteria koalisi pendukung.
"Ini bukan masalah kecil. Bisa menimbulkan perpecahan dari koalisi itu sendiri," kata Pengamat politik dari Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti saat menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Presiden Pilihan Rakyat" di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (9/5).
Kemungkinan terjadinya perpecahan koalisi tersebut sangat besar. Sebab, ada beberapa partai pendukung yang sangat bernafsu untuk mendorong ketua umum dan tokoh partainya menjadi calon wakil presidennya Jokowi.
"Kalau salah pilih kan bisa pecah juga ini koalisi," demikian Ray.
[sam]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: