Kehadiran Danny Pomanto (DP) disambut hangat Ketua DPC PDIP Kota Makassar Bahar Machmud, Sekretaris PDIP Makassar Mesakh Raymond Rantepadang, dan Ketua Tim Penjaringan Raisul Jaiz serta 14 PAC PDIP Makassar.
"Ini kali pertama formasi PDIP lengkap menerima pengembalian formulir dari bakal calon wali kota," kata Ketua PDIP Makassar H Bahar Machmud, Jumat (2/6).
Pada kesempatan tersebut, Danny juga menerima pernyataan dukungan dari DPC PDIP Makassar dan 14 PAC lainnya yang tertera dalam lembaran kertas: “Saya Indonesia, Saya Pancasila, Saya Makassar, Saya DP".
Dukungan dari 14 PAC PDIP tersebut membuat Danny optimis dapat berjuang bersama PDIP mensejahterakan rakyat Makassar di periode kedua.
"Capaian Makassar saat ini tidak datang dengan sendirinya. Dibangun atas kerja keras semua pihak termasuk PDIP. Kerja keras itu tidak boleh berhenti masih banyak tantangan yang harus ditaklukkan demi kesejahteraan rakyat. Apalagi jika lima tahun ke depan kita masih bersama PDIP akan banyak progres yang didapatkan," ucap Danny.
Tantangan yang paling nyata, lanjut Danny, adalah mengurai benang kemacetan di Makassar yang harus segera dibenahi dengan menerapkan manajemen kemacetan lalu lintas dengan mengubah arah di beberapa ruas jalan.
“Penataan jalan-jalan di Makassar juga segera dilakukan dengan mengubah nama beberapa ruas jalan di Makassar semisal jalan-jalan di sekitar Pantai Losari menggunakan nama-nama presiden RI," tambah Danny.
Oleh sebab itu, Danny mengundang ketua DPC PDIP Makassar Bahar Machmud bersama-sama menghadap Presiden RI V Megawati Soekarno Putri untuk meminta kesediaan puteri Presiden I RI Soekarno diabadikan namanya pada salah satu ruas jalan di Makassar bersama proklamator kemerdekaan RI Bung Karno.
[san]