Sebab itu, Megawati menghadiri acara kampanye pasangan calon Rano-Embay, Sabtu, (5/4).Megawati mengatakan‎ Bung Karno meletakkan Banten sebagai Pintu Gerbang Kemajuan untuk menyangga Ibu Kota Indonesia Raya. Karena itulah industri dasar, yakni Krakatau Steel diletakkan sebagai hulu dari konsepsi membangun Indonesia yang tangguh guna menopang industri hilir.
"Meskipun demikian, pengembangan Banten ke depan harus mengedepankan manusianya, kebudayaannya, dan produktivitas masyarakat Banten sebagai syarat Banten Bangkit, Maju dan sejahtera berlandaskan iman dan taqwa," ucap Megawati.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang mendampingi Megawati di kampanye itu menyebutkan pasangan Rano-Embay mencerminkan pandangan historis, kuktural dan sesuai dengan kondisi sosilogis masyarakat Banten.
Di Banten ini, katanya, Nasionalis dan Islam menyatu dalam pergerakan bersama agar Banten senafas dengan pembangunan Ibu Kota Indonesia Raya.
Kerjasama dengan pemerintah pusat dipastikan akan berjalan lebih sinergis karena antara Presiden Joowi dan Rano Karno telah terjalin persahabatan yang lama, mengingat keduanya adalah kader PDI Perjuangan," papar Hasto.
Megawati sendiri menilai bahwa kepemimpinan Rano Karno selama 1.5 tahun menjalankan tugas sebagai Gubernur telah menampakkan perubahan kultur birokrasi sebagai pelayan publik, mampu membangun jalan-jalan dengan lebih baik kualitasnya karena tanpa korupsi, dan Rano mampu mempercepat pembangunan Banten dengan mendatangkan 12 proyek nasional di Banten.
"Atas dasar hal itulah, PDI Perjuangan, PPP dan Nasdem yang mengusung pasangan calon Rano-Embay diharapkan akan memenangkan pilgub tersebut," pungkas Hasto.
[sam]
BERITA TERKAIT: