2017 Jadi Tahun Pertumbuhan Ekonomi Bagi KTI

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Senin, 02 Januari 2017, 10:20 WIB
2017 Jadi Tahun Pertumbuhan Ekonomi Bagi KTI
Ilustrasi/Net
rmol news logo . Di tahun 2017 ini, Sulawesi dan Kalimantan masih akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi di kawasan Timur Indonesia (KTI). Pasalnya kedua wilayah itu masih menjadi daerah dengan pertumbuhan di atas rata-rata nasional.  

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Kawasan Timur Indonesia, Andi Rukman Karumpa, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 2/1).

"Perkiraan kami Kalimantan dan Sulawesi masih menjadi penopang utama tumbuhnya perekonomian di timur Indonesia tahun depan. Ekonomi kawasan ini tumbuh di atas 6 persen bahkan Sulawesi rata-rata tumbuh di atas 8 persen," jelas Andi.
 
Menurut Andi, pertumbuhan di wilayah itu masih di topang oleh  pertumbuhan sektor konstruksi yang tumbuh diatas 10 hingga 11 persen. Meski demikian, wilayah yang tidak kalah dan juga sedang bertumbuh di atas rata-rata nasional yakni  Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Andi menilai, perhatian pemerintahan Jokowi-JK untuk kawasan timur Indonesia (KTI) selama tahun 2016 ternyata sangat besar sekali, dam merupakan tahun perhatian pemerintah pusat terbesar selama sejarah Republik berdiri.

"Sebab itu, tahun 2017, akan menjadi tahun pertumbuhan ekonomi bagi KTI. Infrastruktur mulai dibangun, tentu akan berdampak bagi pertumbuhan. Semoga biaya logistik menurun, akselerasi ekonomi juga makin baik di KTI," demikian Andi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA