Salah satu caranya adalah memilih calon Gubernur DKI Jakarta berdasarkan ideologi Pancasilais, bukan hanya berdasarkan penampilan luar.
Begitu disampaikan mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, kepada wartawan di Gedung Artha Graha, Jakarta, Kamis, (29/9).
"Saya juga berharap, Pilkada ini aman di seluruh Indonesia. Jakarta jadi barometer. Kalau Jakarta ribut, daerah lain akan ribut juga," jelasnya.
Ia mengimbau masing-masing pasangan calon tidak berkampanye yang mengarah ke negatif, seperti mengedepankan isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).
Ia juga berharap, masyarakat semakin cerdas menolak politik uang serta menghindari penggiringan suara.
"Kita menginginkan siapapun Gubernur terpilih adalah gubernur yang Pancasilais, komitmennya kepada Pancasila, mempancasilakan masyarakat Jakarta, menjadikan masyarakat Jakarta yang religius, humanis, dan sejahtera," harapnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: