Demikian disampaikan pengamat politik dari IndoStrategi, Pangi Syarwi Chaniago kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/3).
"Kebijakan dan keputusan yang dibuat Yuddy harus jadi cacatan serius Presiden. Banyak kebijakannya memunculkan polemik dan terkesan peraturan yang dibuat tergesa-gesa alias tidak matang sadap," kata Pangi.
Misalnya, sempat adanya larangan rapat bagi PNS di hotel, sempat melarang memakai mobil dinas dibawa pulang mudik, membuat penilaian kinerja Kementerian saat suasana kencangnya isu reshuffle.
"Termasuk moratorium penerimaan CPNS," ujar Pangi.
Menurutnya, soal moratorium CPNS, ini harus hati-hati dilakukan. Pasalnya, sekarang ada sekolah SD yang guru PNS-nya tinggal empat orang, bidan desa yang sangat minim, dan penyuluhan pertanian di kecamatan hanya tinggal dua orang. Dan tahun depan juga bakal banyak lagi yang mau pensiun.
"Artinya, kita sepakat dengan moratorium. Namun untuk sektor-sektor yang berurusan langsung dengan pelayanan masyarakat harus segera direspon segera sehingga nanti judulnya tidak lagi bicara krisis guru dan tenaga kesehatan di desa," tukas Ipang.
[rus]
BERITA TERKAIT: