Festival Bau Nyale Genjot Wisatawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 02 Maret 2016, 18:25 WIB
Festival Bau Nyale Genjot Wisatawan
net
rmol news logo Festival Bau Nyale memberi dampak positif bagi kedatangan wisatawan lokal dan mancanegara ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

‎"Angka kunjungan wisanus dan wisman melonjak tajam," demikian kata Deputi Bidang Pengembangan Pasar Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuty.

Saat Festival Bau Nyale digelar akhir pekan silam, pantai di wilayah selatan di Lombok Tengah dipadati puluhan ribu manusia. Tingkat hunian hotel juga ikut terkatrol naik.

"Saya sempat melakukan survei kecil-kecilan di sekitar Pantai Kuta, Mandalika, Lombok. Tidak ada satu pun hotel maupun home stay yang kosong. Hotel melati sampai hotel berbintang seperti Novotel sudah full booked sejak seminggu sebelum acara,"  

Bau Nyale adalah keluarnya sejenis cacing setahun sekali di Lombok, yang dikaitkan dengan legenda Puteri Madalika. Warga tumpah ruah mengikuti ritual Bau Nyale, dari Pantai Seger Desa Kuta, hingga Selong Belanak. Pantai Awang, An, Gerupuk, Selong Belanak, Mawun, Mawi, Tampah dan beberapa titik lainnya, juga penuh oleh lautan manusia.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal mengatakan ada peningkatan kunjungan wisatawan sekitar 20 persen bila dibanding 2015.

"70 persen tamu yang menginap di sekitar Pantai Kuta, tak lagi didominasi turis lokal. Sekarang, dominasinya dikuasai turis asal Singapura, Hong Kong, Eropa dan Amerika," katanya.

Menpar Arief Yahya menyebut setiap daerah punya kisah cerita yang tercipta dari nenek moyang turun temurun. Salah satu keunikan dan dapat pikat bagi wisatawan adalah storyline itu sendiri.

"Wisman yang datang ke Indonsia iti 60 persen ingin melihat budaya, 35 persen baru nature. Sisanya 5 persen  adalah manmade. Karena itu jika sudah memiliki kisah cerita budaya yang kuat. Harus dieksplorasi viral, yang bisa menyebar ke mana-mana," katanya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA