Menurutnya, untuk mengetahui kualitas kerja lulusan IPDN, Ahok memperlihatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) yang ditempatkan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Selain itu, Ahok juga meminta agar masyarakat melihat kinerja lurah dan camat yang berasal dari IPDN.
"Saya mau tanya pelayanan publik kepada masyarakat indonesia selama ini semua PTSP baik nggak pelayanan publik kita? Siapa yang jadi lurah camat dulu? Alumni," katanya.
Tak hanya itu, Ahok kembali mengingatkan akan kasus kekerasan yang pernah terjadi di IPDN. Saat itu penerimaan siswa baru justru terjadi perpeloncoan yang menewaskan siswa baru IPDN.
"Siapa yang berantem? berapa banyak orang mati di IPDN saya mau tanya?" tukasnya.
Rekam jejak lulusan IPDN yang buruk itu yang kemudian membuat Ahok enggan menempatkan alumni sekolah milik negara ini di PTSP DKI.
"Sekarang saya tanya di Jakarta PTSP dipegang IPDN apa bukan sekarang? Bukan," tandasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: