Ahok Ogah Pakai Lulusan IPDN di Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 08 September 2015, 14:20 WIB
Ahok <i>Ogah</i> Pakai Lulusan IPDN di Jakarta
ahok/net
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tidak membutuhkan lulusan dari Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) untuk dipekerjakan di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, untuk mengetahui kualitas kerja lulusan IPDN, Ahok memperlihatkan kinerja pegawai negeri sipil (PNS) yang ditempatkan di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).  

Selain itu, Ahok juga meminta agar masyarakat melihat kinerja lurah dan camat yang berasal dari IPDN.

"Saya mau tanya pelayanan publik kepada masyarakat indonesia selama ini semua PTSP baik nggak pelayanan publik kita? Siapa yang jadi lurah camat dulu? Alumni," katanya.

Tak hanya itu, Ahok kembali mengingatkan akan kasus kekerasan yang pernah terjadi di IPDN. Saat itu penerimaan siswa baru justru terjadi perpeloncoan yang menewaskan siswa baru IPDN.

"Siapa yang berantem? berapa banyak orang mati di IPDN saya mau tanya?" tukasnya.

Rekam jejak lulusan IPDN yang buruk itu yang kemudian membuat Ahok enggan menempatkan alumni sekolah milik negara ini di PTSP DKI.

"Sekarang saya tanya di Jakarta PTSP dipegang IPDN apa bukan sekarang? Bukan," tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA