Hal ini disampaikan politisi muda PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, saat ditemui di gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (15/12).
Mega semakin kukuh di kursi ketua umum yang sudah didudukinya sejak partai itu berdiri, bahkan sejak masih bernama Partai Demokrasi Indonesia (PDI) di era Orde Baru.
"Sebenarnya yang pertama kali mencetuskan Bu Mega jadi ketum itu Pak Jokowi (Presiden RI, Joko Widodo) dan Bu Mega sendiri terkejut. Tapi usulan itu kemudian direspons oleh pengurus DPD dan DPC di seluruh Indonesia yang secara aklamasi memajukan dan mencalonkan Mega dalam Kongres 2015 nanti," terang Masinton.
Dengan persetujuan dari seluruh kader PDIP, lanjut Masinton, dapat dipastikan bahwa pada kongres PDIP selanjutnya tinggal mengesahkan periode kepemimpinan Megawati yang baru.
"Kader sadar bahwa kami butuh figur sebagai simbol perekat dan ideologi, jadi tidak ada masalah. Seluruh DPD sudah mencalonkan Bu Mega. Pada kongres nanti akan ditunjuk saja secara aklamasi, karena suara kader sudah utuh, bulat," sambungnya.
Selain penunjukkan Mega secara aklamasi, kongres yang rencananya akan dilangsungkan pada April tahun depan juga akan berisi pembahasan struktural dan pemantapan program kerja serta organisasi.
"Juga pemantapan politik dan ideologi PDIP untuk lima tahun nanti. Kongresnya April ya, tapi belum tahu di mana. Ada usulan di Manado, Bali, Semarang, tapi nanti diputuskannya," tutupnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: