JELANG SUMPAH JOKOWI-JK

Gerindra: Prabowo-Jokowi Sudah Bertemu, Sebaiknya Panser Ditarik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Sabtu, 18 Oktober 2014, 08:48 WIB
Gerindra: Prabowo-Jokowi Sudah Bertemu, Sebaiknya Panser Ditarik
rmol news logo Gugur sudah segala tudingan yang selama ini dihembuskan orang-orang yang membenci Prabowo Subianto, seolah ia tidak demokratis, tidak siap kalah dan pengikutnya akan menggagalkan pelantikan Joko Widodo-Jusuf Kalla pada 20 Oktober.

Politisi senior Partai Gerindra, Martin Hutabarat, mengatakan, semuanya terpatahkan dengan kehangatan Prabowo menerima kedatangan Jokowi ke rumah mendiang ayahnya di Jalan Kertanegara, kawasan Kebayoran Baru, kemarin.

"Karena itu, melihat kondusifnya kondisi politik akibat pertemuan  kedua tokoh besar tersebut, saya menyerukan agar tingkat pengamanan di ibukota hari Senin mendatang (20 Oktober) diturunkan levelnya," ujar Martin kepada RMOL, beberapa saat lalu.

Pengamanan yang berlapis-lapis sebaiknya dikurangi agar rakyat dapat merasakan kegembiraan dan ketenangan. Begitu juga puluhan panser dan peralatan berat tentara yang sudah ditempatkan di halaman dan pintu masuk Gedung DPR/MPR beberapa hari terakhir, sebaiknya ditarik.

"Tidak perlu lagi banyak panser dipasang di sana. Ini hanya mempermalukan kita yang menunjukkan seolah negara kita tidak aman di hadapan tamu-tamu, kepala-kepala negara yang datang menghadiri acara pelantikan Presiden Senin mendatang," tegas Martin.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, 24 ribu personel gabungan dari TNI dan Polri sudah disiapkan dengan baik untuk pelantikan Jokowi-JK. Seluruh prajurit juga sudah dalam keadaan siap siaga.

Sejumlah kendaraan tempur seperti Panser Anoa disiagakan di kawasan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA