"Jika PBB pada Pemilu 2014 mendatang tak dapat memperoleh suara sebesar delapan persen secara nasional, maka partai tidak akan menetapkan Yusril Ihza Mahendra sebagai calon presiden periode 2014 - 2019," kata Ketua Umum DPP PBB MS Ka'ban.
Ka'ban menyadari kalau perolehan suara nasional PBB hanya sebesar delapan persen tersebut belum bisa menjadikan Yusril sebagai capres. Namun melalui komunikasi politik dan membangun koalisi dengan partai lain, PBB optimistis Yusril bisa ditetapkan sebagai capres yang akan dipilih melalui pilpres oleh KPU.
"Kami sangat yakin, akan ada partai lain yang sepaham dengan PBB untuk mengajukan Yusril sebagai calon presiden pada Pilpres nanti," katanya.
Mantan Menteri Kehutanan itu mengingatkan seluruh caleg, pengurus dan kader partai agar menjadikan Pemilu 2009, saat perolehan suara PBB secara nasional tidak mencapai angka PT 2,5 persen sebagai pelajaran berharga. Hal itu terjadi, kata dia, karena caleg PBB sendiri di tingkat DPR terutama di daerah pemilihan yang sedikit perolehan suaranya, menegosiasikan suaranya dengan partai lain.
"Saya harapkan, peristiwa pada Pemilu 2009 tidak terulang pada Pemilu 2014, sehingga perolehan suara PBB secara nasional bisa mencapai angka PT minimal 3,5 persen," katanya
.[wid]
BERITA TERKAIT: