"Ini mempertontonkan bahwa dia sangat ambisius menjadi presiden sehingga menutup akal sehat dan kreatifitasnya sendiri," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi usia jumpa pers Koalisi Tolak APEC di Penus Cafe, Cikini, Jakarta, Minggu (22/9).
Seharusnya, kata Adhie, apabila Gita Wirjawan benar-benar ingin berbuat yang terbaik bagi rakyat Indonesia, maka dia tidak melepas jabatan mendag. Sebagai mendag, Gita dapat membuat kebijakan-kebijakan strategis, seperti melawan mafia impor. Dengan sendirinya, publik maupun partai politik akan melihat kinerjanya yang terbaik sebagai salah satu pembantu presiden.
"Tapi, kalau dia meninggalkan jabatan itu untuk ikut konvensi akal sehatnya pasti sudah terganggu," kata Adhie.
Adhie memastikan, ada dua kemungkinan Partai Demokrat sulit mengusung sendiri capresnya pada Pemilu 2014 mendatang lantaran tidak dapat mencapai ambang batas atau presidential threshold sebesar 20 persen, serta komitmen terhadap pemenang konvensi capres yang masih diragukan.
"Dia (Gita) terlalu berambisi karenanya dia menghindari kepentingan rakyat," tegasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: