"Para napi melarikan diri dengan cara melompat dari dinding pembatas gedung Lapas," kata Amran melalui sambungan telepon, Minggu (18/8).
Tinggi dinding pembatas kiri-kanan Lapas Labuhan Ruku hanya 2,80 meter. Saat terjadi kerusuhan dan kebakaran, napi dengan mudah melarikan diri
Data napi yang kabur tersebut bertambah setelah sebelumnya Kapolres Batubara AKBP JP Sinaga melaporkan ada 30 napi yang kabur.
"Dari 30 napi yang kabur empat diantaranya sudah berhasil diamankan," ujarnya petang tadi seperti disiarkan
Medanbagus.com.
Diketahui, kerusuhan terjadi Lapas Labuhan Ruku di Kabutapen Batubara, Minggu (18/8/2013) sekitar pukul 17.00 WIB. Pemicu bentrokan akibat provokasi 46 napi pindahan dari Lapas Lubuk Pakam yang dititipkan sebulan lalu. Sementara Lapas sendiri sudah melebihi kapastitas dimana saat ini dihuni 800 orang dari yang seharusnya 300.
Lapas Kelas II-A Labuhan Ruku hanya berdaya tampung 251 napi, namun saat ini dihuni 874 warga binaan, sehingga terjadi kelebihan penghuni.
[dem]
BERITA TERKAIT: