Kementerian PU Bantah Perbaikan Jalur Pantura Dijadikan Proyek Lebaran

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Kamis, 25 Juli 2013, 08:47 WIB
Kementerian PU Bantah Perbaikan Jalur Pantura Dijadikan Proyek Lebaran
ilustrasi/net
rmol news logo Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah penanganan jalan di Pantai Utara Jawa (Pantura) bukanlah proyek Lebaran. Kalau pun ada  proyek itu bukanlah proyek khusus Lebaran, melainkan sudah ditender sejak Oktober tahun 2012. Namun baru sekitar awal Februari masuk kontrak dan langsung dikerjakan hingga menjelang Lebaran.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional IV (BBPJN) Kementerian PU, Bambang Hartadi mengatakan, bila Tol Cikampek-Palimanan selesai 2015 maka beban jalur Pantura dipastikan akan banyak berkurang sehingga tingkat kerusakannya menjadi lebih ringan.

Jelas Bambang seperti dikutip dari situs resmi Kementerian PU RI, tahun 2013 pihaknya dialokasikan dana sekitar Rp 4,2 Triliun untuk penanganan jalan diwilayah kerjanya (Lintas Jabar Selatan, Pantura Jabar dan Lintas Tengah). Porsi itu kata dia cukup besar atau senilai Rp 1 triliun dikucurkan untuk penanganan Lintas Jabar Selatan.

Bos BBPJN IV yang menangani jalan di Banten, DKI dan Jawa Barat itu menambahkan, Jalur Pantura Jabar meliputi  Karawang-Lohbener Cirebon sampai Losari (perbatasan Jabar-Jateng). Sisa dana digunakan antara lain untuk mengerjakan  7 buah jembatan (2 di Indramayu, 5 di Losari). Diakuinya, belum seluruhnya proyeknya selesai, misalnya di Pantura masih perlu pekerjaan tambahan seperti marka jalan berikut asoseris jalan lainnya.

"Pekerjaan itu masih dilanjutkan paska lebaran," tandas Bambang. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA