"Flight Data Recorder (FDR) sudah diamankan KNKT," jelas Mangindaan dalam konferensi pers yang digelar di gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (15/4).
Sesuai target hari ini, lanjut Mangindaan, Cockpit voice recorder (CVR) yang biasanya ada di ekor pesawat sudah bisa diambil sebagai bagian dari investigasi.
"Laporan KNKT untuk evakuasi badan pesawat diutamakan keselamatan, jadi tertutup dari pemberitaan," lanjutnya.
Mengenai penyebab kecelakaan sendiri, Menhub mengatakan dirinya masih belum bisa memberikan penjelasan.
"Saat ini kami masih menunggu hasil investigasi dari KNKT mengenai penyebab kecelakaan pesawat Lion Air," tambahnya.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: