Kepastian itu mengemuka usai upacara serah terima jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis, 11 Desember 2025.
Pengangkatan Hendy tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1448/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025. Jenderal bintang dua kelahiran Cimahi, 20 Maret 1971 itu bukan nama baru di tubuh TNI-AD. Lulusan Akmil 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus) ini pernah malang melintang di berbagai satuan elite, termasuk SAT-81/Gultor.
Sebelum dipercaya memimpin Kodam I/BB, Hendy menjabat sebagai Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Danseskoad).
Selepas menamatkan pendidikan di Akmil, Hendy mengawali karier sebagai Komandan Batalyon Infanteri 300. Tahun 2010, ia dipercaya memimpin Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-E yang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Lebanon.
Tugas itu ia tuntaskan pada 28 November 2011 sebelum menyerahkannya kepada Suharto Sudarsono.
Hendy kemudian menjabat Dandim 0621 hingga 30 Oktober 2013. Ia terus menapaki karier, antara lain sebagai Paban Utama V/Kerjasama Militer Staf Operasi AD (2018), lalu Paban Utama VI/Kemanunggalan TNI-Rakyat, Latihan, dan Kerja Sama Luar Negeri Non-Asean Staf Latihan AD (2020).
Tak berhenti di situ, 1 April 2023 ia dimutasi dari Kepala Pusat Komando dan Pengendalian ke Direktorat SDM Ditjen Kuathan Kementerian Pertahanan. Setelah itu, ia kembali dipercaya menjadi Komandan Komando Operasi Khusus (Koopssus), menggantikan Suhardi.
Pada 1 Juli 2025, Hendy kembali digeser untuk memimpin Seskoad. Dan kini, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menugaskannya sebagai Panglima Kodam I/Bukit Barisan.
Dengan rekam jejak panjang di dunia tempur, pendidikan, hingga operasi khusus, publik menanti gebrakan Hendy Antariksa dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera bagian utara.
BERITA TERKAIT: