Anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab atas Produksi, Dr. Raymond Wittmann, mengatakan produksi tersebut menjadi bagian dari percepatan industrialisasi teknologi terbaru BMW secara global.
"Dimulainya produksi baterai Gen6 di China menunjukkan seberapa cepat dan sistematis kami mengindustrialisasikan teknologi terbaru di seluruh jaringan produksi global," kata Wittmann, dikutip Senin, 19 Oktober 2026.
Ia menegaskan, produksi lokal di China juga mendukung efisiensi manufaktur dengan standar kualitas yang seragam.
"Kami memproduksi secara lokal, efisien dan dekat dengan pasar, dengan standar produksi yang seragam serta kualitas tertinggi," sambungnya.
Baterai Gen6 menggunakan sel silinder dengan kepadatan energi lebih dari 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. BMW juga mengklaim teknologi ini meningkatkan kecepatan pengisian daya dan jarak tempuh hingga 30 persen.
Peningkatan tersebut didukung konstruksi cell-to-pack, yang mengintegrasikan sel baterai langsung ke rumah baterai tanpa modul konvensional. Baterai ini juga dilengkapi Energy Master untuk mengelola penyaluran energi dan sistem baterai.
Shenyang menjadi lokasi ketiga produksi baterai Gen6 BMW setelah Debrecen, Hungaria, dan Irlbach-Straßkirchen, Jerman. BMW selanjutnya akan memulai produksi di Woodruff, Amerika Serikat, dan San Luis Potosí, Meksiko, dalam beberapa bulan mendatang.
BERITA TERKAIT: