BMW Mulai Produksi Baterai Gen6 di China, Kepadatan Energi Naik 20 Persen

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Senin, 19 Oktober 2026, 11:17 WIB
BMW Mulai Produksi Baterai Gen6 di China, Kepadatan Energi Naik 20 Persen
Mobil BMW. (Foto: BMW Group)
Kecil Besar
rmol news logo BMW mulai memproduksi baterai bertegangan tinggi generasi terbaru atau Gen6 di Shenyang, China. Baterai ini akan digunakan pada mobil listrik BMW berbasis platform Neue Klasse.

Anggota Dewan Manajemen BMW AG yang bertanggung jawab atas Produksi, Dr. Raymond Wittmann, mengatakan produksi tersebut menjadi bagian dari percepatan industrialisasi teknologi terbaru BMW secara global.

"Dimulainya produksi baterai Gen6 di China menunjukkan seberapa cepat dan sistematis kami mengindustrialisasikan teknologi terbaru di seluruh jaringan produksi global," kata Wittmann, dikutip Senin, 19 Oktober 2026. 

Ia menegaskan, produksi lokal di China juga mendukung efisiensi manufaktur dengan standar kualitas yang seragam.

"Kami memproduksi secara lokal, efisien dan dekat dengan pasar, dengan standar produksi yang seragam serta kualitas tertinggi," sambungnya.

Baterai Gen6 menggunakan sel silinder dengan kepadatan energi lebih dari 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. BMW juga mengklaim teknologi ini meningkatkan kecepatan pengisian daya dan jarak tempuh hingga 30 persen.

Peningkatan tersebut didukung konstruksi cell-to-pack, yang mengintegrasikan sel baterai langsung ke rumah baterai tanpa modul konvensional. Baterai ini juga dilengkapi Energy Master untuk mengelola penyaluran energi dan sistem baterai.

Shenyang menjadi lokasi ketiga produksi baterai Gen6 BMW setelah Debrecen, Hungaria, dan Irlbach-Straßkirchen, Jerman. BMW selanjutnya akan memulai produksi di Woodruff, Amerika Serikat, dan San Luis Potosí, Meksiko, dalam beberapa bulan mendatang. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA