CEO McLaren Jakarta Irmawan Poedjoadi menÂgatakan, peluncuran 720S diharapkan dapat meningÂkatkan pertumbuhan pasar McLaren di Indonesia. Sejak hadir di Indonesia tahun 2013, permintaan terhadap McLaren termasuk yang pesat dibandingkan merek luxury supercar lainnya.
"Pasar McLaren di sini cuÂkup menjanjikan ya. Apalagi mereka punya perencanaan bisnis Track 22, yakni perenÂcanaan enam tahun ke depan sampai 2022 akan mengeÂluarkan 15 varian baru, di mana 720S ini adalah varian pertama yang dimunculkan," ujarnya di Jakarta, kemarin.
McLaren 720S akan tiba di Indonesia pada September hingga awal tahun mendaÂtang. Menurut dia, sudah meminta banyak stok untuk mobil ini. Namun, McLaren selalu meminta one less deÂmand, supaya tetap eksklusif. "Percuma kalau memberikan banyak tapi tidak eksklusif lagi," katanya.
Pesaing Ferrari ini diÂlengkapi dengan mesin delapan silinder 4.000 cc yang dapat menyemburkan tenaga maksimum 720 PS dan torsi 770 Nm. Angka tersebut menghasilkan keceÂpatan maksimum 341 Kmpj. McLaren 720S dapat berakÂselerasi 0 -100 Kmpj dalam waktu kurang dari 3 detik. Sementara itu 0-200 Kmpj dalam waktu 7,8 detik.
Konstruksi Carbon MonoÂcage II yang membuat 720S lebih ringan serta lebih rigid dari predesesornya, sekaligus mesin V8 4.0 liter twin-turbo bertenaga 720 hp dan torsi 770 Nm. Transmisinya menÂgandalkan
Seamless Shift dual-clutch Gearbox (SSG) 7-speed, memungkinkannya melesat 0-100 km/jam hanya dalam 2,9 detik.
Selain itu McLaren 720S memiliki fitur
Drift Control yang memungkinkan pengeÂmudi melakukan drifting tanpa harus khawatir kehilangan kendali. Sebab sistem ini mampu menentukan sudut drifting mobil seperti yang diinginkan pengemudi.
Untuk harganya, Irmawan belum mau membocorkannya. Namun, untuk pasar Amerika Serikat dan Inggris, McLaren membanderol mobil ini mulai dari harga 312.500 dolar AS dan kelas tertinggi di angka 509.550 dolar AS. ***
BERITA TERKAIT: