Honda Pede Bisa Salip Yamaha Di Pasar Injeksi

New BeAT Diklaim Irit Bahan Bakar & Ramah Lingkungan

Sabtu, 13 Oktober 2012, 08:08 WIB
Honda Pede Bisa Salip Yamaha Di Pasar Injeksi
ilustrasi, New BeAT
rmol news logo .Tak mau kalah dengan Yamaha, PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan siap menerapkan sistem teknologi injeksi di semua produk kendaraannya pada 2014. AHM pun optimistis mampu bersaing dengan kompetitornya di pasar injeksi.

President Director AHM Yusuke Hori mengungkapkan, teknologi injeksi, diyakini mam­pu mendongkrak penjualan Hon­da lebih meningkat lagi dan men­dukung program pemerintah da­lam menciptakan emisi gas yang ramah lingkungan dan he­mat bahan bakar.

“AHM menargetkan sampai 2013, semua model sepeda motor yang dipasarkan akan menggu­nakan teknologi injeksi yang le­bih ramah lingkungan, sesuai standar emisi gas buang Euro 3,” kata Hori di acara peluncuran All New Honda BeAT PGM-FI di Jakarta, Kamis (11/10).

Untuk meramaikan pasar in­jeksi ini, AHM pun me­nam­bah­kan produk injeksi barunya di segmen matik, yakni All New Honda Beat FI. Motor ini meru­pakan model ke delapan yang sudah menggunakan tek­nologi injeksi, sejak perusahaan men­dek­larasikan penggunaan mesin injeksi untuk semua sepeda mo­tornya pada November 2011.

Ke delapan model injeksi itu, yakni Revo AT, CBR 250, CBR 150, Supra X 125, PCX 150, Spacy, Vario dan All New Honda BeAT PGM.

“Langkah ini sebagai salah satu upaya AHM berkontribusi men­ciptakan langit biru yang ramah lingkungan,” ujar Hori.

Motor injeksi matik ini diklaim mampu menekan konsumsi ba­han bakar hingga 30 persen de­ngan efisiensi mencapai 58 ki­lometer per liter. All New BeAT PGM-FI dilengkapi dengan pen­dingin udara berkapasitas 108 cc yang dengan tenaga 6,27 kw pa­da putaran 8.000 rpm, dan torsi 8,68 Nm pada 6.500 rpm. Di­tambah dengan sistem Combi Brake System (CBS) untuk ke­pakeman pengereman.

Selain itu, motor matik ini me­miliki bagasi skutik terbaru lima kali lebih besar dengan kapasitas 11,2 liter dan membuat pijakan kaki lebih luas untuk mencip­takan posisi mengendarai sepeda motor yang nyaman.

Se­peda motor ter­sebut akan di­jualseharga Rp 12,9 juta per unit untuk varian cast wheel atau ha­nya Rp 250 lebih mahal diban­dingkan generasi sebe­lumnya, dan untuk spoke wheel Rp 12,1 juta per unit. AHM juga menam­bahkan varian baru BeAT dengan combi brake sys­tem yang diban­de­rol seharga Rp 13,5 juta per unit.

Executive Vice President Di­rector AHM, Johannes Loman me­yakini  pada 2014, AHM siap memproduksi kendaraan injeksi untuk seluruh produk terbaru­nya. Loman menargetkan, pen­jualan matik barunya ini sebe­sar 120 ribu unit per bulan.

“Komitmen kami dalam men­ciptakan produk injeksi ramah lingkungan tidak akan berhenti pada peluncuran model ini saja. Kami telah menyiapkan jaringan layanan purna jual yang luas de­ngan mekanik handal yang siap melayani konsumen setia Hon­da,” ujar Loman.

Loman meng­ungkapkan, dari delapan sepeda motor injeksinya mampu me­nyumbang penjualan sebanyak 30-40  persen dengan total pen­jualan sekitar 700.000 hingga 800.000 unit. “Dengan penca­paian ini, Honda, diyakini mam­pu bersaing dengan kom­pe­ti­tor­nya di industri motor Indo­nesia,” ucap Loman.

Saat ini AHM memiliki 3.666 bengkel resmi di seluruh Indo­nesia, yang didukung oleh pen­ju­alan suku cadang sebanyak 7.381 gerai dan jaringan pema­saran sebanyak 1.785 dealer. [Harian Rakyat Merdeka]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA