Pengusaha Reklame Diimbau Ikut Gaungkan Asian Games

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/darmansyah-1'>DARMANSYAH</a>
LAPORAN: DARMANSYAH
  • Selasa, 03 April 2018, 01:46 WIB
Pengusaha Reklame Diimbau Ikut Gaungkan Asian Games
Didi O. Affandi/Net
rmol news logo Kurang dari lima tahun lagi, Jakarta menjadi tuan rumah hajatan besar pesta olahraga Asian Games XVIII yang berlangsung Agustus 2018 mendatang.

Namun nyatanya baru 20 persen warga ibukota yang baru mengetahui bahwa kotanya akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Menanggapi hal itu, Ketua Serikat Pengusaha Reklame Jakarta (SPRJ), Didi O Affandi mengimbau seluruh pengusaha reklame di ibukota untuk ikut berpartisipasi menggaungkan pesta Asian Games.

"Saya imbau kepada seluruh anggota SPRJ agar ikut mendemamkan dan menggaungkan Asian Games dengan memasang backdrop dan spanduk di kawasan 1 km dari venue pertandingan," kata Didi di Sekretariat KONI DKI Jakarta, Senin (2/4).

Suksesnya penyelenggaraan Asian Games ini, menurut Didi, menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Jakarta dan termasuk SPRJ.

"Event ini sangat bergengsi bagi kita sebagai anak bangsa. Sudah 56 tahun Indonesia baru menjadi tuan rumah lagi. Pertama pada 1962, Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games IV. Ini kan luar biasa," ucap dia menambahkan.

Menurut Didi, para pengusaha reklame Jakarta diminta membuat backdrop dan spanduk-spanduk yang mendukung, mendemamkan, dan mempromosikan Asian Games.

"Tentu spanduk dan backdrop yang dipasang sifatnya bukan komersial. Namun sifatnya agar warga Jakarta dan Indonesia pada umumnya demam Asian Games," ujarnya.

Didi mengungkapkan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah sudah mendukung penuh gagasannya tersebut.

"Pak Sekda sudah mendukung bahwa SPRJ harus membantu menggaungkan Asian Games dengan memasang spanduk-spanduk dukungan," katanya.

Berdasarkan hasil survei lembaga independen, hingga akhir Maret 2018, baru 20 persen saja warga ibukota yang tahu dan paham bahwa Jakarta menjadi tuan rumah Asian Games.

Sementara itu, baru 5 persen saja, warga paham bahwa Indonesia, khususnya Jakarta menjadi tuan rumah Paralympic Games.

"Baru 5 persen warga tahu Jakarta tuan rumah Paralympic Games. Padahal pada event Paralympic itu atlet-atlet Indonesia banyak sekali juara, merebut medali emas," pungkasnya. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA