Terkait hal ini, Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Jaya, Djangga Lubis mengaku telah mengutus anak buahnya untuk mengimbau para pedagang Blok G agar tidak terprovokasi dengan aksi preman pasar tersebut.
"Kata gubernur jangan sampai ada oknum yang membangun blok-blok sendiri di sana (Blok G Pasar Tanah Abang)," ujar Djangga saat ditemui di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (9/9).
Sementara Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama alias Ahok saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya akan mencari tahu siapa saja oknum yang ingin membuka kerajaan di Blok G Pasar Tanah Abang.
"Jadi maksud Pak Gubernur kita harus cari tahu siapa ormas tersebut, harus ditindak," jelas Ahok.
Ahok juga menekankan kepada jajaran Pemprov yang berwenang untuk bertindak keras terhadap oknum yang mengganggu ketertiban umum.
"Kalau peraturan ya peraturan, nggak bisa sembarangan membela masyarakat yang melanggar peraturan. Arahan Pak Gubernur nggak ada ormas-ormasan," ujar suami dari Veronica Tan tersebut.
[wid]