Alasan warga tidak mau dipindahkan karena mengklaim mereka telah tinggal selama puluhan tahun di tempat tersebut.
Mengetahui hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan pihaknya akan tetap membongkar tenda-tenda liar milik warga tersebut.
"Kami akan bongkar paksa tenda tersebut. Terserah itu siapa, kalau begitu kita ramai-ramai dudukin Bunderan Hotel Indonesia (HI). Kita minta ganti tinggal di Plaza Indonesia. Minta kamar di Plaza Indonesia lumayan lah," ujar Basuki di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/8).
Ahok mengungkapkan bahwa saat ini yang menjadi tuntutan warga adalah Pemprov harus menyediakan rusun sebanyak jumlah kontrakan yang mereka miliki sebelumnya di Waduk Pluit. Tentu saja mantan Bupati Belitung Timur itu menolak karena permintaan warga ini dinilai tidak masuk akal.
"Kalau satu orang pemilik punya 20 kontrakan dan kita ganti 20 kontrakan, maka semua orang akan mantek (patok) tanah sesukanya di Jakarta. Nggak ada lagi yang begitu," jelasnya.
[ian]