Baik itu kursi, meja maupun terpal milik pedagang langsung diangkut ke dalam truk oleh mereka.
Suasana pembongkaran lapak milik PKL berlangsung kondusif, tanpa ada perlawanan. Lapak-lapak yang telah dibongkar itu kemudian dikirim ke UPT Cakung, Kota Bekasi.
Kepala Suku Dinas Kebersihan Jakpus, Togatorop menyebutkan, sebanyak 21 truk besar dipersiapkan untuk mengangkut bongkaran lapak dan sampah. Setiap truk melakukan pengangkutan sebanyak dua kali atau rit.
"Jadi total ada 42 rit untuk mengangkut lapak dan sampah," katanya, Minggu (11/8).
Petugas pemadam kebakaran juga disiagakan untuk membantu penyemprotan sisa-sisa sampah yang berserakan di jalanan dengan air. Sebanyak empat mobil damkar disiapkan untuk menyemprot sampah.
Sementara, Walikota Jakpus, Saefullah mengatakan pembongkaran ini sebagai tindak lanjut dari rencana merelokasi PKL ke Blok G Pasar Tanah Abang.
"Nantinya tidak ada lagi PKL yang berjualan di pinggir jalan," demikian Bang Ipul, sapaan Saefullah.
[wid]