"Nanti rampung, PKL nya juga rampung," cetus Gubernur Joko Widodo menanggapi.
Ke depannya, lanjut Jokowi, semua jalan raya di Tanah Abang akan dibangun dengan sistem push and pool. Artinya, jalanan di area tersebut tidak akan mungkin lagi digunakan sebagai tempat berjualan, khusus lalu lintas kendaraan.
Terkait preman yang dipilih PKL untuk melindungi mereka, Jokowi mengatakan bahwa pihaknya tengah mengidentifikasi siapa saja yang terlibat di dalamnya.
"Kita baru identifikasi siapa-siapa saja yang terlibat disana. entah itu warga, preman atau RW," ujarnya.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.