PKL Tanah Abang Tuntut Jembatan Penghubung, Ini Respon Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 18 Juli 2013, 15:23 WIB
PKL Tanah Abang Tuntut Jembatan Penghubung, Ini Respon Jokowi
FOTO:NET
rmol news logo Pedagang Kaki Lima (PKL) Tanah Abang menolak direlokasi ke Blok G yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Bila memang harus dipaksa pindah, pedagang meminta pembangunan jembatan penghubung antar Blok G dan Blok F segera diselesaikan.

Menanggapi permintaan para pedagang tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang ditemui tengah memantau tumpukan sampah di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, (Kamis, 18/7), mengatakan bahwa jembatan penghubung masih dalam proses persiapan  pembangunan. Dia yakin bila jembatan penghubung selesai dibangun pasti banyak PKL yang ingin pindah ke blok G Pasar Tanah Abang. Hanya saja, tidak semua PKL bisa dipindahkan ke tempat tersebut karena kapasitasnya sangat terbatas.

Ia menargetkan, secepatnya jembatan penghubung antar dua gedung tersebut dibangun sehingga bisa merelokasi para PKL yang memadati pinggir jalan Pasar Tanah Abang. Dalam catatannya, gedung blok G masih banyak kekurangan seperti kurang layak huni dan bau. Namun Jokowi berjanji akan segera membenahi kekurangan itu dalam waktu dekat.

Untuk biaya pembangunan jembatan penghubung tersebut, Pemprov akan menggunakan anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) atau dari PD Oasar Jaya. Namun bila anggarannya kosong, solusi lain yang bisa ditempuh menurut Jokowi, yakni dengan mencari perusahaan yang mau mengalokasikan dana melalui kegiatan Coorporate Social Responsibilities (CSR).[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA