Selama dua musim berstatus sebagai pebalap pabrikan Ducati, tak satu pun serie yang dimenangi pebalap asal Italia itu. Namun, setelah kembali ke tim lamanya (Yamaha), harapan itu kembali muncul dan dibuktikannya lewat kemenangan di GP Inggris.
The Doctor menganggap serie MotoGP Belanda tahun 2013 merupakan salah satu balapan terbaik sepanjang kariernya. Hal tersebut didasari keberhasilannya menyudahi penantian selama hampir tiga tahun untuk kembali jadi juara.
“Dalam gelaran MotoGP Malaysia musim 2010, adalah terakhir kali saya berdiri di podium teratas. Itu sudah lama bukan? Makanya, tidak salah jika saya menjadikan kemenangan saya di Assen adalah momen yang sangat menggembirakan,†kata Rossi dikutip
Crash, kemarin.
Namun begitu, Rossi mengatakan, performanya musim ini belum bisa dibilang stabil. Mengingat, Rossi yang sempat finis kedua pada seri pembuka di Qatar, gagal naik podium di lima balapan berikutnya, termasuk gagal finis di Italia.
“Setelah Qatar, banyak orang bilang kalau saya “muda lagiâ€. Tapi setelah itu, mereka bilang ‘Valentino sudah habis!’ Selalu naik dan turun.â€
Terkait performanya itu, Rossi mengakui, faktor usia memang banyak mempengaruhinya. Tapi semangat dan daya juang yang dimilikinya masih sama seperti beberapa tahun lalu. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: