Hasil kerja keras dia dan teman-temannya tak percuma, Heat menang 103-100 dan memaksakan game ketujuh. Pemain yang berposisi shooting guard itu berhasil melesakkan dua poin penting bagi kemenangan Heat tepat lima detik sebelum pertandingan usai, ketika kedudukan masih 103-100, dengan hasil ini Miami Heat kembali menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
“Mungkin ada banyak pengalaman yang pernah saya capai selama tampil di NBA. Tapi, jujur ini akan menjadi lemparan yang saya ingat untuk waktu yang lama,†ujar Allen usai laga, dikutip Reuters.
Kendati selamat dari jurang yang bisa membuat Heat kehilangan gelar NBA musim ini, namun tidak sedikit orang yang memberikan kritikan kepada tim besutan Erik Spoelstra.
Pasalnya, mereka harus menentukan gelar pada Jumat atau Sabtu WIB, nanti. Itu dinilai terlalu jauh dari rekor yang pernah diraihnya selama menjalani pertandingan reguler. Sebab, sebelumnya Heat mampu mencetak 27 kemenangan beruntun.
Namun, bintang Heat, LeBron James tidak memedulikan masalah itu. Dia menegaskan, tidak ada yang bisa memprediksikan jika Heat bisa terus melaju hingga ke babak final ini.
“Saya benar-benar tidak peduli bagaimana kami bertanding sejauh ini. Mungkin kami bisa memainkan enam pertandingan buruk, tetapi sekarang kami sudah jauh lebih baik ketimbang tahun lalu. Yang terpenting adalah, bagaimana memenangkan pertandingan pada game ketujuh ini,†ujarnya.
Di laga ini, James mengemas 32 poin, 11 assists, dan 10 rebound. Sedangkan Mario Chalmers menambah 20 poin. Sementara Duncan menyumbangkan 30 poin dan 17 rebound disusul Bosh (10 poin) serta 11 rebound. Game ketujuh nanti akan berlangsung di AT & T Center, kandang Spurs melihat siapa jawara NBA musim ini. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: