Walikota Jakut Dituding Tak Becus Urus Banjir Pademangan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 14 Juni 2013, 17:02 WIB
rmol news logo Anomali cuaca yang masih menggerayangi Jakarta membuat sebagian warga Pademangan Jakarta Utara kerapkali bersusah payah menghadapi banjir rob. Ironisnya, penggunaan mesin pompa belumlah maksimal.

Demikian disampaikan oleh Wakil ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Heriandi kepada Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Jumat (14/6).

Heriandi menjelaskan naiknya air laut sampai ke pemukiman warga membuktikan pemerintah DKI Jakarta, khususnya birokrat tingkat kecamatan hingga walikota Jakarta Utara tidak bekerja.

"Camat hingga Walikota dianggap lalai dalam bekerja, harusnya dia yang tahu kondisi lapangan dan melaporkan secara cepat dan tepat, padahal Jokowi-Ahok sudah bekerja cepat," ujar Heriandi

Seharusnya, lanjut caleg DPRD DKI ini, perawatan pompa sebagai nyawa pengendali rob menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat.

"Jangan hanya karena alasan sedang perawatan atau rusak, lalu lempar tanggung jawab ke pemerintah provinsi," tegas Heriandi.

Masih menurut Heriandi, tata kelola pemukiman harus diefisiensikan terutama pada perawatan mesin pompa, dan pembersihan drainase. Dari informasi yang diperolehnya dari warga, kata Heriandi, pompa tidak terawat karena tidak memiliki prosedur penanganan atau SOP kerusakan pompa.

"Apa perlu gubernur dan wakil gubernurnya lagi yang bereskan," geram Heriandi.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA