Demikian disampaikan oleh Wakil ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DKI Jakarta, Heriandi kepada
Rakyat Merdeka Online di Jakarta, Jumat (14/6).
Heriandi menjelaskan naiknya air laut sampai ke pemukiman warga membuktikan pemerintah DKI Jakarta, khususnya birokrat tingkat kecamatan hingga walikota Jakarta Utara tidak bekerja.
"Camat hingga Walikota dianggap lalai dalam bekerja, harusnya dia yang tahu kondisi lapangan dan melaporkan secara cepat dan tepat, padahal Jokowi-Ahok sudah bekerja cepat," ujar Heriandi
Seharusnya, lanjut caleg DPRD DKI ini, perawatan pompa sebagai nyawa pengendali rob menjadi perhatian serius dari pemerintah setempat.
"Jangan hanya karena alasan sedang perawatan atau rusak, lalu lempar tanggung jawab ke pemerintah provinsi," tegas Heriandi.
Masih menurut Heriandi, tata kelola pemukiman harus diefisiensikan terutama pada perawatan mesin pompa, dan pembersihan drainase. Dari informasi yang diperolehnya dari warga, kata Heriandi, pompa tidak terawat karena tidak memiliki prosedur penanganan atau SOP kerusakan pompa.
"Apa perlu gubernur dan wakil gubernurnya lagi yang bereskan," geram Heriandi.
[wid]
BACA JUGA: