Dituding Diskriminatif, Ahok Pastikan Hotel Aston di Pluit Punya IMB

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Rabu, 05 Juni 2013, 17:38 WIB
rmol news logo Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah tudingan Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok yang terkesan membiarkan Mega Mall Pluit dan Hotel Aston tetap beroperasi.

"Hotel Aston enggak menyalahi aturan, enggak kena gusur. Mereka enggak menyalahi aturan. Itu bukan bekas waduk yang ditimbun kok, mereka pasang pompa," tegas Ahok di Balaikota, Jakarta, Rabu (5/6).

Menurut Ahok, tudingan Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok tidak beralasan karena Hotel Aston memiliki Ijin Mendirikan Bangunan yang sah. Jadi, tidak ada alasan untuk membongkar gedung tersebut.
 
"Jadi itu orang-orang yang ngaco aja, mereka (Hotel Aston) punya IMB segala macam. Lah iya kalau ada IMB loe mau bongkar?" tanya balik Ahok.

Sebelumnya, perwakilan Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok, Baim Sholeh mengatakan Pemprov melakukan diskriminasi terhadap rakyat miskin di sepanjang Waduk Pluit. Menurutnya, Jokowi-Ahok hanya berani mengusir rakyat miskin saja sedangkan gedung maal dan hotel yang berdiri di atas bantaran sungai dibiarkan begitu saja.

"Kenapa Jokowi-Ahok  tidak berani membongkar/menggusur Mega Mall Pluit dan hotel Aston! Padahal tempat tersebut tidak sah surat-suratnya, karena asalnya adalah danau Pluit yang ditimbun jadi Mall!," tulis Baim Sholeh mewakili Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok melalui rilis yang diterima redaksi, Selasa (4/6).[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA