"Hotel Aston enggak menyalahi aturan, enggak kena gusur. Mereka enggak menyalahi aturan. Itu bukan bekas waduk yang ditimbun kok, mereka pasang pompa," tegas Ahok di Balaikota, Jakarta, Rabu (5/6).
Menurut Ahok, tudingan Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok tidak beralasan karena Hotel Aston memiliki Ijin Mendirikan Bangunan yang sah. Jadi, tidak ada alasan untuk membongkar gedung tersebut.
"Jadi itu orang-orang yang ngaco aja, mereka (Hotel Aston) punya IMB segala macam. Lah iya kalau ada IMB loe mau bongkar?" tanya balik Ahok.
Sebelumnya, perwakilan Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok, Baim Sholeh mengatakan Pemprov melakukan diskriminasi terhadap rakyat miskin di sepanjang Waduk Pluit. Menurutnya, Jokowi-Ahok hanya berani mengusir rakyat miskin saja sedangkan gedung maal dan hotel yang berdiri di atas bantaran sungai dibiarkan begitu saja.
"Kenapa Jokowi-Ahok tidak berani membongkar/menggusur Mega Mall Pluit dan hotel Aston! Padahal tempat tersebut tidak sah surat-suratnya, karena asalnya adalah danau Pluit yang ditimbun jadi Mall!," tulis Baim Sholeh mewakili Aliansi Cabut Mandat Jokowi-Ahok melalui rilis yang diterima redaksi, Selasa (4/6).
[wid]