Jokowi Pertimbangkan Kasih Rusun Gratis ke Warga Waduk Pluit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 10 Mei 2013, 17:58 WIB
rmol news logo Dari beragam permintaan yang diajukan warga di bantaran waduk Pluit, salah satu yang membuat pening Joko Widodo (Jokowi) yakni terkait rusun gratis.

Warga beralasan permintaan ini karena biaya sewa rusun per bulan dinilai masih memberatkan.

"Kan masuknya gratis. Tapi bulanannya (bayar) iya, entar kita hitunglah, kita hitung. Ada hal tertentu yang bisa kita berikan dispensasi," ujar Jokowi usai santap siang di daerah Sunter, Jakarta Utara, Jumat (10/5).

Terpenting baginya, program normalisasi waduk bisa segera direalisasikan. Saat ini pihaknya lebih menitikberatkan pada proyek pelebaran waduk. Karena itulah warga yang menempati sekitar bantaran harus direlokasi.

"Sehingga waduknya bisa segera dikerjakan, waduknya bisa diangkat hingga 10 meter dan daya tampungnya jadi gede," imbuh eks walikota Solo tersebut.

Ia pastikan sebagian besar warga sudah menyetujui untuk direlokasi. Hanya saja, masih dalam proses tawar menawar dengan warga terutama menyangkut konsep rusun.

"Minta rusunnya begini pak, jangan jauh-jauh dari waduk Pluit pak. Jangan lantai yang tinggi, lantai yang rendah," kata Jokowi menjelaskan.

Yang jelas, Jokowi menyatakan dirinya akan mempertimbangkan dulu soal permintaan rusun gratis tersebut.

"Kita lihat aturannya (rusun gratis), saya belum lihat aturan. Kalau nggak bisa gratis ya diringankan lah," tukasnya.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA