Salah satu punggawa tim tamu, Rafinha terpaksa diusir dari lapangan karena menyikut muka Blaszczykowski di menit ke 64. Satu menit sebelumnya, bek asal Brazil itu mendapat kartu kuning pertama karena melanggar Julian Schieber.
Saat meninggalkan lapangan,Rafinha sempat beradu mulut dengan pelatih Dortmund, Juergen Klopp. Direktur sport Bayern, Mathias Sammer, sempat terlibat dalam ketegangan tersebut.
Terkait laga itu, Chief Excutive Officer (CEO) Dortmund, Hans-Joachim memberikan tanggapan. Menurut dia, anggapan bahwa laga Dortmund kontra Bayern hanya sekadar pemanasan adalah salah. Kedua tim tidak mau mengalah.
Hal senada dikatakan pelatih Dortmund, Juergen Klopp. Menurutnya, baik Dortmund maupun Bayern tidak mau laga tersebut sekadar pemanasan semata.
“Kami memang tidak mau ada orang yang menduga bahwa duel tersebut cuma
friendly game. Wasit Gagelmann sampai meminta kami bersalaman. Pertandingan sangat tegang. Ini duel setara, 50-50,†ujarnya.
Baik Dortmund maupun Bayern sama-sama menyimpan skuad terbaik mereka. Bayern menurunkan tim lapiskeduanya. Bermain di depan publik sendiri, Dortmund berhasil unggul cepat saat laga baru berlangsung 11 menit.
Umpan silang Julian Scheiber disambar Kevin Grosskreutz dan tak mampu dibendung penjaga gawang Manuel Neuer. Sayangnya, keunggulan Dortmund tidak bertahan lama.
Berselang 12 menit, Bayern bisa menyamakan skor atas sundulan striker Mario Gomez yang meneruskan umpan silang bek kanan Rafinha. Gomez berpeluang membalikkan keadaan, sundulannya melesat ke gawang Dortmund yang dikawal Roman Weidenfeller.
Dortmund juga punya peluang emas saat laga berjalan setengah jam. Tembakan Robert Lewandowski bisa diamankan Neuer. Satu menit sebelum turun minum, Gomez kembali melewatkan peluang emas membawa Bayern balik unggul.
Tembakannya masih bisa dikandaskan Weidenfeller. Skor 1-1 pun bertahan sampai jeda.
Apapun hasilnya, posisi kedua tim tidak mempengaruhi posisi mereka di klasemen Bundesliga. Selain itu, kedua tim tampaknya berhati-hati untuk menjaga kondisi para pemain utamanya, agar tidak mengalami cidera di laga final Liga Champions tiga pekan mendatang. [Harian Rakyat Merdeka]